separuh rembulan tergantung di titik zenit
separuh satunya ditelan oleh demit
separuhnya lagi menantikan mentari terbit
separuh-separuh yang lain bersembunyi di balik bukit
Aku masih menunggumu di sini,
di hangat embun tersiram sinar mentari
saat kau memulai aktivitas pagi
sembari bercerita makmurnya negeri yang subur loh jinawi.